Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

20 Resolusi Tertulis di Tahun 2017

Saat aku menulis ini, tepat pukul 22:38, Sabtu 31 Desember 2016. Semua sahanatku sibuk merayakan tahun baru. Banyak tawaran tahun baru yang berlayar hari ini, saking bingungnya karena banyak tawaran, pada akhirnya aku memutuskan untuk berdiam diri di depan Laptopku yang tercinta. Sepertinya itu akan menjadi hal yang mengasyikan. Tidak perlu seperti orang-orang yang harus keluar saat tahun baru. Karena memang tidak ada yang spesial, semuanya hanya sebuah pergantian. Tidak perlu euforia yang berlebihan. Cukup rasa syukur karena hari ini aku masih dikasih kesempatan untuk tetap menghirup udara segar, bertemu dengan orang-orang yang aku sayangi. Kedua orang tuaku, kakak ku dan semua yang mendukungku sampai saat ini. Karena sedikit bingung, mau tidur juga belum ngantuk, mungkin akan lebih elok ketika aku menuliskan resolusi di tahun depan. Tentu resolusi ini yang akan menjadi targetan kedepannya. Sebenarnya ingin nulis banyak, namun di Blog cukup 20 aja kali ya,, oke mulai: 1. IPK NAIK...

Bangkitlah Organisasi Mahasiswa

Dalam perjalanannya, gerakan mahasiswa pernah berperan menjadi tonggak perubahan bangsa. Pada 1998, contohnya, kekuatan organisasi mahasiswa yang berhasil menurunkan kekuasaan otoriter Orde Baru membuat bangsa ini bangga akan peran mahasiswa. Masyarakat pun mengakui bahwa saat itu mahasiswa sebagai kaum intelektual yang peduli terhadap kebangkitan bangsa dan penjajahan yang terjadi di masyarakat. Karena itu, yang dikatakan sebagai mahasiswa ialah mereka yang kerjaannya selalu memikirkan rakyat yang tertindas. Di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga pun terdapat beberapa organisasi mahasiswa, baik ekstra maupun intra. Ada Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Koperasi Mahasiswa (Kopma), dan masih banyak lagi organisasi lain. Namun, apakah kehadiran mereka mampu membangkitkan semangat mahasiswa untuk peduli terhadap masalah bangsa? Banyaknya mahasiswa yang terlena dengan arus globalisasi. Para anggota organisasi juga sudah jarang muncul se...

Kepalsuan Kehidupan

Aku melihat banyak sekali fakta yang selama ini tidak aku lihat. Seperti kepalsuan para penguasa. Seolah-olah bijak dan berwibawa dengan kekuasaanya. bukan hanya pe nguasa, mereka yang ingin sekedar memiliki eksistensi diri. Ingin ini, ingin itu semua karena kepentingan. Apalah yang tidak karena kepentingan, mungkin kalau tidak ada hal itu mereka sudah hilang mencari kepentingan yang lain. Maklumi saja, tujuan anak muda memang mencari cinta. Sekalipun organisasi dijadikan sebuah kambing hitam mencari cinta, sehingga hanya kepalsuan yang tertanam dalam diri. Andai mereka tahu, bahwa cinta yang dimiliki dalam organisasi sebagian juga memiliki motiv politik yang tak terhindarkan. Aku rasa itu tidak menjadi masalah, karena yang aku tulis bukanlah sebuah kritik namun sebuah pengamatan sosial terhadap fakta yang ada. Coba saja, ada yang memanfaatkan moment kunjungan sebagai bentuk pendekatan. Bahkan, ada manusia yang sudah merencanakan untuk berboncengan bersama salah seorang yang tela...

Berkata “Tidak” Tapi “Iya”, Berkata “Iya” Tapi “Tidak”

Oleh: Tri Muryani*) Mungkin sebuah kebenaran,ketika Soe Hok Gie dalam bukunya menyatakan bahwa mengasingkan diri itu lebih baik dari pada menyerah kepada kemunafikan. Banyak mereka yang mempertaruhkan kebenarannya hanya sekedar pura-pura saja. Ingin terlihat seperti pahlawan, padahal sejatinya hidup yang dijalani penuh dengan kemunafikan bahkan berbuat apa-apa pun tidak. Tidak ada sesuatu yang bisa meleburkan kelas-kelas apapun termasuk kelas sosial. Mereka yang ingin mewujudkan masyarakat sosialis dan menciptakan masyarakat tanpa kelas seperti yang di gagas oleh karl marx sejatinya merekalah yang melahirkan kelas sosial itu sendiri. Mereka yang berjuang mati-matian untuk orang lain sejatinya ia sedang memperjuangkan sesuatu untuk dirinya sendiri. Kasihan mereka yang di atas sana. Meski bertahtakan emas di kepalanya namun hatinya penuh dengan dosa. Mereka membohongi bawahannya dengan kewibawaan yang sebenarnya tidak ada. Selalu bilang ini itu padahal ia hanya diam saja dan ti...

Transformasi Nilai Ramadan

Transformasi Nilai Ramadan Oleh: Tri Muryani*) Satu Ramadhan tahun ini yang jatuh pada tanggal 6 juni 2016 dan bertepatan dengan hari Senin membuat kebanyakan masyarakat terutama kaum muslimin merasa antusias untuk menyambutnya. Beberapa persiapan dari makanan sampai jadwal kegiatan seperti buka bersama, telah di persiapkan selama bulan Ramadhan oleh masing-masing individu dan kelompok demi tujuan spiritual. Menurut kuntowijoyo dalam bukunya islam sebagai Ilmu (2007) menerangkan bahwa ilmu tauhid tentang ketuhanan tidaklah berhenti pada konteks ketuhanan saja, meliankan ada tanggung jawab sosial seorang individu setelah ia beribadah kepada tuhannya yaitu tanggung jawab kepada realitas sosial yang ada. Seperti yang terkandung dalam Al-Quran surat Al-Imran (3): 110 tentang konsep humanisme, liberalisme, dan transendental. Nilai-nilai spiritual dalam konsep bertauhid yang di masiv kan selama bulan Ramadhan memang terlihat bagus. Namun yang menjadi krisis sosial dikalangan masyaraka...

Pendidikan dan Implementasi Pancasila

Pendidikan dan Implementasi Pancasila Oleh: Tri Muryani*) Bukanlah hal yang mudah, untuk mengimplementasikan pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan bisa menjadi acuan bagi kemajuan bangsa Indonesia. Apalagi saat ini arus globalisasi begitu cepat menjangkiti negara-negara diseluruh dunia termasuk Indonesia. Arus demokratisasi, hak asasi manusia, neo-liberalisme, serta neo-konservatisme bahkan telah memasuki cara pandang dan berfikir masyarakat indonesia. Hal demikian bisa meminggirkan pancasila dan dapat menghadirkan sistem nilai dan idealisme baru yang bertentangan dengan kepribadian bangsa. Bahkan tidak hanya itu, pancasila sedikit demi sedikit telah terlupakan oleh masyarakat kita. Mulai dari banyaknya masyarakat yang tidak mengetahui kandungan pancasila, terutama masyarakat pedesaan yang sebagian besar kesulitan untuk mengakses pendidikan. Selain Dehumanisasi, dalam bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya pun begitu. Banyaknya kasus korupsi yang menyeret tokoh politi...

Menyoal Kehidupan Anak Kos

Anak kos sebagai sebutan bagi mereka yang merantau dan memisahkan diri dari keluarganya. Entah demi suatu pekerjaan atau demi menuntut ilmu ke luar daerah. Bisanya ia tinggal dan memilih menjadi anak kos karena rumah dan tempat ia bersekolah lumayan jauh dan tidak bisa terjangkau. Akhirnya, sebagai bentuk efisiensi waktu, ia memilih nge-kos di daerah terdekat dengan tempat ia menuntut ilmu. Anak kos memiliki ciri khas dan pola hidup tersendiri. Hidup dengan berbagai pilihan. Yang pasti ia harus bisa memilih untuk bisa me- management segala sesuatu. Baik waktu, uang, serta management untuk berinteraksi dengan teman disekitarnya. Karena kehidupan anak kos biasanya identik dengan kebebasan. Apabila ia tidak bisa me- manange kebebasan ini, maka ia akan gugur dalam perjalanan hidupnya. berbicara soal pola hidup dan management kehidupan anak kos, aku teringat dengan pendapat salah satu kakak tingkat tentang terbaginya anak kos terutama mereka yang menjadi mahasiswa. pertama, anak k...

“JMSJ Sebagai Wadah Mahasiswa Sosiologi” Oleh: Tri Muryani Sosiologi

Jaringan Mahasiswa Sosiologi se-Jawa (JMSJ) berperan mewadahi Mahasiswa khususnya program studi di berbagai Universitas Di jawa tengah. Peran JMSJ sesungguhnya sangat penting bagi berkembangnya Ilmu Sosiologi di Indonesia. Karena sejatinya Ilmu Sosiologi sangat penting untuk membangun sebuah masyarakat tanpa kesenjangan. Di program studi inilah semua ilmu dipelajari, ada Sosiologi pembangunan, Politik, ekonomi, budaya bahkan Agama sekalipun. JMSJ lahir dari semangat Mahasiswa Sosiologi untuk melebarkan sayapnya. Para pendiri JMSJ mengharapkan bahwa JMSJ bisa mempunyai relasi sebanyak-banyaknya terutama dengan sesama mahasiswa Sosiologi. Adanya JMSJ juga menumbuhkan rasa Semangat yang tinggi bagi mahasiswa Sosiologi untuk tetap memperdalam ilmunya. Mengingat minat akan Prodi Sosiologi ini bisa dibilang masih minim. (*data) Awalnya Mahasiswa Sosiologi hanya mengadakan perkumpulan tanpa nama. Dari tahun 2003 sampai tahun 2006. di Kota Jogjakarta inilah para mahasiswa sosiologi berkumpu...

"Nikmati Teh hangatnya Angkringan"

Malam dengan kesunyiannya menghiasi beberapa daerah dimuka bumi. namun tidak di kota jogja. di kota pelajar ini justru malah keramaian malam yang terjadi. banyaknya warung kopi, tempat nongkrong, cafe, serta beberapa tempat di jadikan tempat kumpul bagi para muda mudi jogja. tidak terkecuali di Angkringan. Angkringan adalah salah satu nama julukan bagi penjual nasi khas jogja yang dinamakan "Nasi Kucing". bukan hanya Angkringan, khas kota pelajar ini dalah sebuah warung nasi yang dibuka 24 jam dan dinamakan dengan "Burjo". bagi orang yang belum pernah ke kota pelajar ini, pasti akan merasa aneh apa itu Angkringan, Nasi kucing serta burjo. Aku akan sedikit menceritakan pengalamanku sejauh ini selama aku berada di kota pelajar. banyak kisah yang hadir setiap harinya. salah satunya cerita di angkringan. pertama kali saat aku ditraktir oleh salah satu sahabatku ke angkringan. siska namanya. walaupun ia bergaya modern, namun ia bisa diajak kemana saja. termasuk di an...

Fatamorgana kehidupan

https://www.youtube.com/watch?v=0rx9KI93aXs Aku bukan orang yang hebat.bukan orang yang cantik apalagi kaya. kau datang dari keluarga yang carut marut. datang dari beribu ribu masalah. datang dari kesendirian, ketakutan dan ketidak beranian. aku adalah orang yang selalu takut. aibku sungguh banyak sekali. tidak terbayangkan jika aibku terbuka. apakah masih ada orang yang mau mendekatiku?. aku butuh Allah. sangat butuh Allah. aku selalu mengingat-NYA terutama saat aku lagi jatuh. aku berkali kali jatuh dari kegagalan. sungguh berkali-kali. kadang lelah juga menjalani semua ini. serba salah jadinya. apapun yang dilakukan tetap tidak membuat bahagia. adanya hanyalah masalah baru yang muncul. dulu saat sekolah aku berfikir dengan bekerja aku akan bahagia, saat aku bekerja ternyata tidak jua bahagia. kemudian aku berfikir dengan sekolah lagi sungguh aku akan bahagia. namun saat aku sekolah lagi dan berhasil kuliah di universitas negri, hidupku tidak kunjung bahagia. masalah malah tambah...

Selamatkan Bangsa dengan Menolak LGBT

LGBT (lesbian,gay,bisexual,dan transgender)adalah salah satu jenis penyimpangan sosial. penyimpangan (deviant) ini terjadi karena pengaruh dari lingkungan sosial atau bisa jadi seseorang yang melakukannya dikarenakan pengaruh dari keluarganya.masalah sosial ini mendapatkan perhatian dari masyarakat. bahkan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa juga mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/02/2016). (sindonews.com). Masalah LGBT harus segera diatasi. baik oleh masyarakat maupun oleh individu. pentingnya kesadaran diri akan perilaku menyimpang adalah salah satu jalan keluarnya. namun yang masih jadi hambatan adalah pelaku LGBT itu merasa benar atas perilakunya. padahal dalam islam sendiri sudah dijelaskan bahwa melakukan hubungan sex sesama jenis adalah perilaku menyimpang. tidak hanya dalam agama,didalam Norma dan Nilai yang terkandung dimasyarakat perilaku ini adalah perilaku yang menyimpang. pasalnya manusia dicip...

"pedagang Batagor Ikut dirugikan Akibat KRS"

Oleh : Tri M , Wall magz PMII Pengisian Kartu Rancangan Studi (KRS) sudah menjadi kegiatan dikalangan civitas Akademika. Penginputan ini dilakukan setiap pergantian semester. Setiap mahasiswa wajib menginput KRS nya sebagai langkah lebih lanjut setelah dibayarnya uang kuliah tunggal yang telah ditetapkan. Begitu juga mahasiswa Universitas Islam Negri Sunan Kalijaga (UIN SUKA). mahasiswa UIN SUKA mahasiswa berbondong-bondong melakukan Herregestrasi semester genap Tahun Akademik 2015/2016. Namun herregestrasi kali ini, UIN SUKA mengalami kendala dalam melayani Herregestrasi. Pasalnya, diawali saat pembayaran UKT secara Online dibeberapa Bank. Beberapa bank yang telah dikunjungi mahasiswa ternyata masih offline. Padahal jangka waktu pembayaran hanya 1 minggu saja (22 -28 januari). Waktu yang sangat sempit bersamaan dengan banyaknya mahasiswa yang ingin membayar. Belum lagi terpotong dengan sabtu minggu yang sudah tentu banyak instansi pemerintah tutup pada hari itu. Memang, mahasis...

Dibalik Mi Ayam Ceker dan Paris

Ada banyak cerita dibalik mi ayam ini. tentang sebuah perjuangan dan persahabatan. ah bukan persahabatan, tapi sebuah pertemanan biasa. kadang kita harus jauh-jauh dari orang yang menjadi troble maker dalam hidup kita. kadang memang lelah menjalani masalah. sangat lelah sekali. mulai dari keluarga, teman, orang-orang sekitar dan bahkan orang yang baru saja hadir mengisi kehidupan kita. bukan aku menghindar dan tidak mau menerima sifat-sifat orang lain, tapi sungguh Allah lebih tahu kelelahan hati ini dalam menghadapi masalah. bukan menghinar pula, tapi kalau masalah itu bs kita hindari why not? apalagi itu masalah yang tidak seharusnya muncul. aku akan selalu menjauhi orang-orang yang memunculkan trouble dalam hidup ini. hehe sungguh lelah,, ok back to mi ayam. sebenarnya gini dalam perjalanan kemarin saat kita mau ngasih surprise ke salah satu temen, tenyata kita kelaperan dijalan. wal hasil kuenya pun kita makan sebelum dikasih ke orangnya, hehe biasalah kita memang suka melak...

“Berswasembada dengan Glocalisasi”

Wonosobo adalah sebuah kabupaten di daerah jawatengah. Kabupaten yang terletak ditengah dan berbatasan dengan kabupaten Temanggung, Magelang, Purworejo, Kebumen dan Banjarnegara ini memiliki tagline “ASRI” ( Aman, Sehat, Rapi & Indah). Di kabupaten ini terdapat sebuah desa didekat perbatasan Kabupaten BanjarNegara. Mergosari namanya. Desa yang berdekatan dengan kabupaten BanjarNegara. Desa yang dulunya terpencil, sekarang sudah mengalami perubahan yang signifikan. Sepertinya arus modernisasi juga tidak bisa dibendung lagi untuk masuk kewilayah ini. Dari bangunan rumah-rumah warga yang mulai nampak megah. Serta cara msyarakat sekitar bersosialisasi. Cara-cara hidup orang perkotaan yang dipakai oleh masyarakat sekitar. Mungkin cara seperti itu memang bagus, karena tidak mungkin selamanya kita akan menjadi masyarakat yang primitif. Seiring berjalannya waktu, masyarakat juga harus menyesuaikan diri dengan keadaan sosial yang ada. Termasuk warga masyarakat desa m...

“ Melek Media, Di Era Rezim media”

Maraknya kejahatan serta seks bebbas yang dilakukan oleh masyarakat terutama anak muda saat ini seharusnya mendapatkan perhatian. Baik dari pemerintah maupun kaum intelektual itu sendiri. Apalagi banyak muda-mudi jaman sekarang ini sibuk memikirkan masalah hati (Pacaran) dibanding menndongkrak prestasi dalam kehidupan. Anak muda yang akan menjadi generasi penerus bangsa kedepannya. Apabila anak muda terus hanyut dengan arus modernisasi yang terjadi, apa jadinya negri ini kedepannya?. Mereka sibuk dengan masalah percintaan. Disibukan oleh arus globalisasi terkait 3F “Food, Fun, and Fashion”. Kejadian akhir-akhir ini yang paling memprihatinkan adalah pembunuhan yang dilakukan oleh seorang sahabat kepada sahabatnya sendiri hanya karena saling berebut kekasih hati. Hal ini dilakukan oleh anak muda. Kejadian seperti ini sudah bukan menjadi Rahasia publik. Dan alangkah baiknya kita, sebagai masyarakat tidak menutup mata dengan fenomena seperti ini. Sudah saatnya pemerintah dan...

”Salah Aksi akibat Salah Arti”

Budaya patriarki yang selama ini terjadi dikalangan masyarakat membuat ketidakstabilan antara hubungan laki-laki dan perempuan itu sendiri. Budaya patriarki adalah budaya yang dimana seorang laki-laki merasa kedudukannya lebih tinggi dibanding kan dengan perempuan. Sikap seperti ini membuat sorang laki-laki berhak menentukan apa saja yang diinginkannya dari seorang perempuan. Sikap seperti ini tidak hanya dilakukan oleh mereka yang sah secara agama sebagai Suami Istri. Namun juga tidak sedikit dalam Prakteknya seorang muda mudi yang sedang menjalin kasih sayang yang biasanya di sebut dengan kata “pacaran” juga mempraktekan budaya patriarki. Budaya seperti ini memang sudah ada sejak Zaman dahulu. Bahkan dalam agama sekalipun seorang istri wajib untuk menghormati suaminya. Hal ini di tegaskan dalam sebuah hadist Nabi SAW, Beliau bersabda : “jika seorang wanita selalu menjaga sholat lima waktu, juga berpuasa sebualan (dibulan Ramadhan), serta betuk-betul menjaga kemaluannya (dari pe...