Langsung ke konten utama

20 Resolusi Tertulis di Tahun 2017


Saat aku menulis ini, tepat pukul 22:38, Sabtu 31 Desember 2016. Semua sahanatku sibuk merayakan tahun baru. Banyak tawaran tahun baru yang berlayar hari ini, saking bingungnya karena banyak tawaran, pada akhirnya aku memutuskan untuk berdiam diri di depan Laptopku yang tercinta. Sepertinya itu akan menjadi hal yang mengasyikan. Tidak perlu seperti orang-orang yang harus keluar saat tahun baru. Karena memang tidak ada yang spesial, semuanya hanya sebuah pergantian. Tidak perlu euforia yang berlebihan. Cukup rasa syukur karena hari ini aku masih dikasih kesempatan untuk tetap menghirup udara segar, bertemu dengan orang-orang yang aku sayangi. Kedua orang tuaku, kakak ku dan semua yang mendukungku sampai saat ini.

Karena sedikit bingung, mau tidur juga belum ngantuk, mungkin akan lebih elok ketika aku menuliskan resolusi di tahun depan. Tentu resolusi ini yang akan menjadi targetan kedepannya. Sebenarnya ingin nulis banyak, namun di Blog cukup 20 aja kali ya,, oke mulai:

1. IPK NAIK

2. Melakukan minimal 2 Penelitian

3. Tembus Opini Kompas minimal 2 kali

4. Menjadi kepanitiaan minimal 20 kali

5. Menang lomba artikel tingkat Nasional

6. Punya/beli HP Baru

7. Beliin baju ibu bapak

8. Makan bebek bakar spesial

9. Lunasin Motor

10. Nerbitin Buku

11. Pergi jalan-jalan ke Jawa Timur

12. Terkenal dalam hal positif se-UIN

13. Membaca Buku minimal 1 bulan 1 buku

14. Rutin Beli buku

15. Semangat Menabung

17. Lancarin hafalan juz 30

18. Nginep di Hotel minimal bintang 3

19. Mengatur waktu dengan baik

20. memiliki karya tulis terbanyak se-Fakultas yang telah terbit di berbagai media massa dan menjadi pemenang Fishum Reward tahun 2017

Demikian resolusi ini aku buat dengan sebenar-benarnya. Semoga menjadi perhatian dan harus tercapai, sebenarnya masih banyak cita-cita sih,,, tapi kalau ditulis semua hmmm sepertinya tidak elok.. ok see you di tahun depan ya.. semoga lebih baik.

By: Tri M

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamatkan Bangsa dengan Menolak LGBT

LGBT (lesbian,gay,bisexual,dan transgender)adalah salah satu jenis penyimpangan sosial. penyimpangan (deviant) ini terjadi karena pengaruh dari lingkungan sosial atau bisa jadi seseorang yang melakukannya dikarenakan pengaruh dari keluarganya.masalah sosial ini mendapatkan perhatian dari masyarakat. bahkan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa juga mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/02/2016). (sindonews.com). Masalah LGBT harus segera diatasi. baik oleh masyarakat maupun oleh individu. pentingnya kesadaran diri akan perilaku menyimpang adalah salah satu jalan keluarnya. namun yang masih jadi hambatan adalah pelaku LGBT itu merasa benar atas perilakunya. padahal dalam islam sendiri sudah dijelaskan bahwa melakukan hubungan sex sesama jenis adalah perilaku menyimpang. tidak hanya dalam agama,didalam Norma dan Nilai yang terkandung dimasyarakat perilaku ini adalah perilaku yang menyimpang. pasalnya manusia dicip...

“ Melek Media, Di Era Rezim media”

Maraknya kejahatan serta seks bebbas yang dilakukan oleh masyarakat terutama anak muda saat ini seharusnya mendapatkan perhatian. Baik dari pemerintah maupun kaum intelektual itu sendiri. Apalagi banyak muda-mudi jaman sekarang ini sibuk memikirkan masalah hati (Pacaran) dibanding menndongkrak prestasi dalam kehidupan. Anak muda yang akan menjadi generasi penerus bangsa kedepannya. Apabila anak muda terus hanyut dengan arus modernisasi yang terjadi, apa jadinya negri ini kedepannya?. Mereka sibuk dengan masalah percintaan. Disibukan oleh arus globalisasi terkait 3F “Food, Fun, and Fashion”. Kejadian akhir-akhir ini yang paling memprihatinkan adalah pembunuhan yang dilakukan oleh seorang sahabat kepada sahabatnya sendiri hanya karena saling berebut kekasih hati. Hal ini dilakukan oleh anak muda. Kejadian seperti ini sudah bukan menjadi Rahasia publik. Dan alangkah baiknya kita, sebagai masyarakat tidak menutup mata dengan fenomena seperti ini. Sudah saatnya pemerintah dan...

Menyoal Kehidupan Anak Kos

Anak kos sebagai sebutan bagi mereka yang merantau dan memisahkan diri dari keluarganya. Entah demi suatu pekerjaan atau demi menuntut ilmu ke luar daerah. Bisanya ia tinggal dan memilih menjadi anak kos karena rumah dan tempat ia bersekolah lumayan jauh dan tidak bisa terjangkau. Akhirnya, sebagai bentuk efisiensi waktu, ia memilih nge-kos di daerah terdekat dengan tempat ia menuntut ilmu. Anak kos memiliki ciri khas dan pola hidup tersendiri. Hidup dengan berbagai pilihan. Yang pasti ia harus bisa memilih untuk bisa me- management segala sesuatu. Baik waktu, uang, serta management untuk berinteraksi dengan teman disekitarnya. Karena kehidupan anak kos biasanya identik dengan kebebasan. Apabila ia tidak bisa me- manange kebebasan ini, maka ia akan gugur dalam perjalanan hidupnya. berbicara soal pola hidup dan management kehidupan anak kos, aku teringat dengan pendapat salah satu kakak tingkat tentang terbaginya anak kos terutama mereka yang menjadi mahasiswa. pertama, anak k...