Langsung ke konten utama

"pedagang Batagor Ikut dirugikan Akibat KRS"


Oleh : Tri M , Wall magz PMII Pengisian Kartu Rancangan Studi (KRS) sudah menjadi kegiatan dikalangan civitas Akademika. Penginputan ini dilakukan setiap pergantian semester.

Setiap mahasiswa wajib menginput KRS nya sebagai langkah lebih lanjut setelah dibayarnya uang kuliah tunggal yang telah ditetapkan. Begitu juga mahasiswa Universitas Islam Negri Sunan Kalijaga (UIN SUKA). mahasiswa UIN SUKA mahasiswa berbondong-bondong melakukan Herregestrasi semester genap Tahun Akademik 2015/2016. Namun herregestrasi kali ini, UIN SUKA mengalami kendala dalam melayani Herregestrasi. Pasalnya, diawali saat pembayaran UKT secara Online dibeberapa Bank. Beberapa bank yang telah dikunjungi mahasiswa ternyata masih offline. Padahal jangka waktu pembayaran hanya 1 minggu saja (22 -28 januari). Waktu yang sangat sempit bersamaan dengan banyaknya mahasiswa yang ingin membayar. Belum lagi terpotong dengan sabtu minggu yang sudah tentu banyak instansi pemerintah tutup pada hari itu. Memang, mahasiswa bisa membayar lewat ATM namun tidak semua mahasiswa mau membayar lewat ATM. Kebanyakan dari mereka lebih suka melakukan pembayaran manual. Lewat teller-teller bank.

Kerusakan Server ini juga berdampak pada jadwal penginputan KRS. Dari yang semula dijadwalkan tanggal 22-28 januari di undur sampai tanggal 5 februari. Kemudian karena masih belum bisa, diundur lagi sampai tanggal 8 februari. Pengunduran jadwal pengisian KRS ini berdampak juga pada hari libur mahasiswa. Hari libur juga diundur sampai tanggal 15 februari 2016. Surat resmi pengumuman tentang perkuliahan semester genap tahun 2015/2016 No : UIN.02/R.I/HM.09/616/2016 yang di tandatangani oleh Prof.Dr.H Sutrisno. M.Ag di terbitkan kemarin lewat laman uin-suka.ac.id. simpang siur tetang kemunduran hari libur sebenarnya sudah ada lewat broadcast massage. Namun sebagian mahasiswa belum mempercayai adanya issu tersebut sebelum dikeluarkannya surat resmi. Wal hasil, banyak mahasiswa yang juga mengundurkan jadwal kepulangannya ke jogja. Dan jogja terutama sekitar UIN pun terlihat masih sepi. Belum lagi terlihat aktifitas belajar mengajar. Bahkan beberapa fakultas terlihat tertutup dan terkunci. Seperti tidak berpenghuni.

Selain kampus yang terlihat sepi, pedagang-pedagang pun mengaku sudah lama sepi pembeli. Sejak awal liburan sampai sekarang bahkan dindur lagi hari liburnya. "Koq lama banget liburnya, dagangan saya sudah lama sepi ini teh. Ternyata liburan diundur. Kirain masuk tanggal 9. Biasanya sudah pada balik ke jogja. Koq ini masih kelihatan sepi. Ternyata ada pengunduran hari libur. Pantesan teh... ". Begitu curhat seorang penjual Batagor dekat UIN SUKA. Dirinya merasa ikut rugi juga akibat kerusakan Server yang terjadi.

Tidak hanya mahasiswa yang bolak balik buka sistem informasi akademik dan masih belum bisa mengisi KRS saja yang merasa dirugikan waktunya namun penjual batagor pun juga begitu. Dan mungkin penjual yang lain juga merasakan hal yang sama. Tentu ini menjadi koreksi sendiri bagi pihak PTIPD UIN SUKA yang mengurusi bagian ini. Untuk kedepannya lebih terstruktur dalam melayani mahasiswa. Tidak hanya KRS saja yang di jadwalkan pengisiannya namun dalam pembayaran Juga perlu dijadwal antar fakultas. Ini akan lebih efisien di banding satu Universitas melakukan pembayaran secara bersamaan. Mengingat mahasiswa UIN bukan hanya Ratusan. Namun Ribuan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamatkan Bangsa dengan Menolak LGBT

LGBT (lesbian,gay,bisexual,dan transgender)adalah salah satu jenis penyimpangan sosial. penyimpangan (deviant) ini terjadi karena pengaruh dari lingkungan sosial atau bisa jadi seseorang yang melakukannya dikarenakan pengaruh dari keluarganya.masalah sosial ini mendapatkan perhatian dari masyarakat. bahkan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa juga mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/02/2016). (sindonews.com). Masalah LGBT harus segera diatasi. baik oleh masyarakat maupun oleh individu. pentingnya kesadaran diri akan perilaku menyimpang adalah salah satu jalan keluarnya. namun yang masih jadi hambatan adalah pelaku LGBT itu merasa benar atas perilakunya. padahal dalam islam sendiri sudah dijelaskan bahwa melakukan hubungan sex sesama jenis adalah perilaku menyimpang. tidak hanya dalam agama,didalam Norma dan Nilai yang terkandung dimasyarakat perilaku ini adalah perilaku yang menyimpang. pasalnya manusia dicip...

Pendidikan dan Implementasi Pancasila

Pendidikan dan Implementasi Pancasila Oleh: Tri Muryani*) Bukanlah hal yang mudah, untuk mengimplementasikan pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan bisa menjadi acuan bagi kemajuan bangsa Indonesia. Apalagi saat ini arus globalisasi begitu cepat menjangkiti negara-negara diseluruh dunia termasuk Indonesia. Arus demokratisasi, hak asasi manusia, neo-liberalisme, serta neo-konservatisme bahkan telah memasuki cara pandang dan berfikir masyarakat indonesia. Hal demikian bisa meminggirkan pancasila dan dapat menghadirkan sistem nilai dan idealisme baru yang bertentangan dengan kepribadian bangsa. Bahkan tidak hanya itu, pancasila sedikit demi sedikit telah terlupakan oleh masyarakat kita. Mulai dari banyaknya masyarakat yang tidak mengetahui kandungan pancasila, terutama masyarakat pedesaan yang sebagian besar kesulitan untuk mengakses pendidikan. Selain Dehumanisasi, dalam bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya pun begitu. Banyaknya kasus korupsi yang menyeret tokoh politi...

Transformasi Nilai Ramadan

Transformasi Nilai Ramadan Oleh: Tri Muryani*) Satu Ramadhan tahun ini yang jatuh pada tanggal 6 juni 2016 dan bertepatan dengan hari Senin membuat kebanyakan masyarakat terutama kaum muslimin merasa antusias untuk menyambutnya. Beberapa persiapan dari makanan sampai jadwal kegiatan seperti buka bersama, telah di persiapkan selama bulan Ramadhan oleh masing-masing individu dan kelompok demi tujuan spiritual. Menurut kuntowijoyo dalam bukunya islam sebagai Ilmu (2007) menerangkan bahwa ilmu tauhid tentang ketuhanan tidaklah berhenti pada konteks ketuhanan saja, meliankan ada tanggung jawab sosial seorang individu setelah ia beribadah kepada tuhannya yaitu tanggung jawab kepada realitas sosial yang ada. Seperti yang terkandung dalam Al-Quran surat Al-Imran (3): 110 tentang konsep humanisme, liberalisme, dan transendental. Nilai-nilai spiritual dalam konsep bertauhid yang di masiv kan selama bulan Ramadhan memang terlihat bagus. Namun yang menjadi krisis sosial dikalangan masyaraka...