Langsung ke konten utama

Jurnal Al Jamiah Masuk indeks Scopus internasional

Rabu, 16 Desember 2015 16:24:05 WIB Dilihat : 75 kali Apresiasi Pendidikan Islam Kementrian Agama Republik Indonesia pada tanggal 11 Desember 2015, Kementrian Agama memberi penghargaan dosen, guru, dan beberapa sivitas akademika serta pegawai yang berprestasi, seperti tahun-tahun sebelumnya. Jurnal Al Jamiah UIN Sunan Kalijaga menerima penghargaan dan apresiasi dari Kementrian Agama atas prestasinya dalam publikasi ilmiyah, menerbitkan artikel-artikel dari para peneliti dalam dan luar negeri. Penghargaan kepada Jurnal internasional Al Jami’ah itu untuk menghargai pencapaiannya dalam indeks Scopus internasional. Penghargaan itu menurut Kemenag berupa langganan Scopus di perpustakaan UIN Sunan Kalijaga yang bisa diakses oleh para dosen dan peneliti di kampus tersebut. Jurnal Al Jamiah tetap konsisten dalam menerbitkan artikel-artikel dari hasil penelitian dan tetap komitmen sehingga menjadi media bagi para penliti untuk menerbitkan teori dan temuan terbaru untuk sumbangan pengetahuan di seputar studi Islam, sejarah, filsafat, dan masyarakat. Jurnal Al Jamiah berhasil karena dukungan semua pihak dari UIN maupun Kementrian Agama untuk terus menjaga kualitas terbitan dan kualitas artikel yang termuat. Semua itu berkat dukungan semua pihak, baik para penulisnya, para pemimpin di lingkungan UIN, dan juga para pejabat di Kementrian Agama. Dr. phil. Al Makin, MA, pengelola Jurnal Al Jamiah menjelaskan bahwa, Indeks internasional Scopus masih sangat minim di jurnal Indonesia. Untuk jurnal ilmu pengetahuan alam dan eksakta kurang lebih sudah ada 17 jurnal. Sedangkan untuk bidang social dan humaniora baru dua jurnal, yang pertama masuk indeks itu adalah Al Jamiah, dan kemudian disusul oleh Studia Islamika. Kampus lain mungkin sudah mempunyai jurnal terindeks scopus tetapi masih pada ilmu eksakta dan alam. Untuk jurnal internasional terakreditasi A oleh DIKTIS dan LIPI di lingkungan Kementrian agama ada empat: Al Jamiah, Studia Islamika, Indonesian Islam dari UIN Surabaya, dan Internasional Journal for Studies of Islam and Muslim Societies (IJIM) IAIN Salatiga. Kita berharap dua jurnal internasional tersebut segera menyusul terindeks di indeks internasional guna meningkatkan publikasi para dosen dan peneliti, supaya karya-karya mereka terbaca di level internasional. “Di lingkungan UIN Sunan Kalijaga selain Al Jamiah ada dua jurnal yang terakreditasi B, yaitu Asy-Syri’ah dari Fakultas Syariah dan Adabiyyat dari Fakultas Adab dan Ilmu Budaya. Harapannya adalah agar jurnal-jurnal di lingkungan UIN Sunan Kalijaga terakreditasi dengan lancar, lebih banyak jurnal lebih baik, dan juga segera di buka jurnal internasional baru lagi. Pusat Penelitian dan Publikasi LPPM UIN Sunan Kalijaga dan Jurnal Al Jamiah berharap membuka dua jurnal internasional lagi, dalam bidang social dan humaniora secara umum dan juga dalam bidang sains. Semua pihak diharapkan mendukung rencana dan agenda besar tersebut. Agar para peneliti dan dosen di lingkungan UIN Sunan Kalijaga dengan mudah menerbitkan karya-karya mereka dan mudah diakses di level yang lebih luas,” ujarnya.*uDin-Humas. WWW.UIN-SUKA.ac.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan dan Implementasi Pancasila

Pendidikan dan Implementasi Pancasila Oleh: Tri Muryani*) Bukanlah hal yang mudah, untuk mengimplementasikan pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan bisa menjadi acuan bagi kemajuan bangsa Indonesia. Apalagi saat ini arus globalisasi begitu cepat menjangkiti negara-negara diseluruh dunia termasuk Indonesia. Arus demokratisasi, hak asasi manusia, neo-liberalisme, serta neo-konservatisme bahkan telah memasuki cara pandang dan berfikir masyarakat indonesia. Hal demikian bisa meminggirkan pancasila dan dapat menghadirkan sistem nilai dan idealisme baru yang bertentangan dengan kepribadian bangsa. Bahkan tidak hanya itu, pancasila sedikit demi sedikit telah terlupakan oleh masyarakat kita. Mulai dari banyaknya masyarakat yang tidak mengetahui kandungan pancasila, terutama masyarakat pedesaan yang sebagian besar kesulitan untuk mengakses pendidikan. Selain Dehumanisasi, dalam bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya pun begitu. Banyaknya kasus korupsi yang menyeret tokoh politi...

Transformasi Nilai Ramadan

Transformasi Nilai Ramadan Oleh: Tri Muryani*) Satu Ramadhan tahun ini yang jatuh pada tanggal 6 juni 2016 dan bertepatan dengan hari Senin membuat kebanyakan masyarakat terutama kaum muslimin merasa antusias untuk menyambutnya. Beberapa persiapan dari makanan sampai jadwal kegiatan seperti buka bersama, telah di persiapkan selama bulan Ramadhan oleh masing-masing individu dan kelompok demi tujuan spiritual. Menurut kuntowijoyo dalam bukunya islam sebagai Ilmu (2007) menerangkan bahwa ilmu tauhid tentang ketuhanan tidaklah berhenti pada konteks ketuhanan saja, meliankan ada tanggung jawab sosial seorang individu setelah ia beribadah kepada tuhannya yaitu tanggung jawab kepada realitas sosial yang ada. Seperti yang terkandung dalam Al-Quran surat Al-Imran (3): 110 tentang konsep humanisme, liberalisme, dan transendental. Nilai-nilai spiritual dalam konsep bertauhid yang di masiv kan selama bulan Ramadhan memang terlihat bagus. Namun yang menjadi krisis sosial dikalangan masyaraka...

“ Melek Media, Di Era Rezim media”

Maraknya kejahatan serta seks bebbas yang dilakukan oleh masyarakat terutama anak muda saat ini seharusnya mendapatkan perhatian. Baik dari pemerintah maupun kaum intelektual itu sendiri. Apalagi banyak muda-mudi jaman sekarang ini sibuk memikirkan masalah hati (Pacaran) dibanding menndongkrak prestasi dalam kehidupan. Anak muda yang akan menjadi generasi penerus bangsa kedepannya. Apabila anak muda terus hanyut dengan arus modernisasi yang terjadi, apa jadinya negri ini kedepannya?. Mereka sibuk dengan masalah percintaan. Disibukan oleh arus globalisasi terkait 3F “Food, Fun, and Fashion”. Kejadian akhir-akhir ini yang paling memprihatinkan adalah pembunuhan yang dilakukan oleh seorang sahabat kepada sahabatnya sendiri hanya karena saling berebut kekasih hati. Hal ini dilakukan oleh anak muda. Kejadian seperti ini sudah bukan menjadi Rahasia publik. Dan alangkah baiknya kita, sebagai masyarakat tidak menutup mata dengan fenomena seperti ini. Sudah saatnya pemerintah dan...