kadang, kenyataan itu memang pahit. tetapi sesuatu yang pahit akan menjadi sebuah alat penyembuh jika posisinya sebagai obat. seperti takdir yang telah di tetapkan Rabb ku . padahal saat aku bahagia , lupa sering kali menjangkiti diri ini. DIA yang memberi kekuatan saat diri ini rapuh dan hampir patah.
Allah.... ada banyak hal yang ingin hamba bicarakan padaMU.karena hamba yakin, ENGKAU telah menyiapkan banyak jalan keluar untukku. aku ya Allah,, yang penuh keluh kesah , penuh tangisan saat ujian datang menghampiri. aku ingin ini.. aku ingin itu.. aku ingin segalanya. padahal berulang kali ujian-MU menyadarkan ku , namun lagi lagi lalai muncul sebagai pemenang.
Hamba ingin semua jalan itu lurus , padahal ENGKAU telah menunjukan bahwa belokan , lika liku , naik turun, adalah bagian dari jalan. dunia ini hanyalah sandiwara . seperti sinetron, kami jadi aktor dan ENGKAU sebagai sutradaranya. apalah kami ini ya Allah.. kami sadar betul bahwa sebaik baik skenario adalah skenario -MU.
sakitnya teman hamba, sulitnya ujian diri , dan kontranya pendapat menjadi pelangi tersendiri dalam hidup. apa yang diri ini lakukan hanyalah mencoba memberi yang terbaik. kesembuhan teman hamba sangat hamba inginkan, namun apalah artinya keinginan ini tanpa Ridha-MU Ya Rabb,, ENGKAU jauh lebih mengetahui apa yang terbaik untuknya. jika dengan sakit, dia bisa lebih mencintai-mu biarkan kami dan dia menjadi lapang karena ketetapan-MU.
Bertahan disini tanpa air mata juga sebuah impian . itu bagian impianku yang bodoh Ya Rabb,, karena air mata ini memang diciptakan sebagai bagian dari kehidupan. seperti halnya sebuah kontra. terkadang diam itu ingin hamba lakukan, tapi apakah dengan diam bisa menyelesaikan ? diam dan bicara sama saja. punya benar dan salah juga keduannya. apapun yang hamba lakukan , biarkan membuahkan hasil untuk dekat dengan-MU ya Rabb.
biarkan peran ini hamba mainkan dengan sebaik-baik pemain, sebaik-baik cerita, hingga kelak bisa tunjukan pada dunia bahwa film kami benar-benar layak tonton. ya Rabb Lapangkanlah dada ini jika ia semakin sempit. Ya Rabb, I LOVE YOU ,, I LOVE YOU , I LOVE YOU.
Tri.M yk, 19/10/2015
Komentar
Posting Komentar